Pembangunan Pasar Tangga Arung Ditarget Selesai Akhir Tahun

img

Pembangunan Pasar Tangga Arung  akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Tenggarong

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA- Proyek pembangunan Pasar Modern Tengga Arung tahun ini (2023-red) direalisasikan Pemerintah Kutai Kartanegara. Pasar yang dibangun dengan konsep  semi modern tersebut ditargetkan akhir 2023 rampung, dan tahun depan bisa dioperasikan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar Wisnu Wardana mengatakan, pembangunan pasar Tangga Arung terus berjalan, bulan ini akan dipasang tiang pancang yang sudah disiapkan sebanyak 2000 batang. Anggaran pembangunan Pasar Tangga Arung 2023 mencapai Rp157 miliar.

"Akhir tahun harus selesai kontruksi, pasar ini dibangun dengan konsep pasar modern dan menjadi pasar induk di Kecamatan Tenggarong," kata Wisnu Wardana kepada Poskotakaltimnews, Rabu (5/7/2023).

Ia menyebutkan, luasan pasar Tangga Arung yang akan dibangun sekitar 3000 meter persegi, dengan bangunan 2 lantai. Sementara material dan alat berat telah stand by di lokasi pembangunan tersebut.

"Seperti batu, tiang pancang, excavator, buldozer, hingga crain. Kita dikejar waktu untuk pembangunan pasar ini, tinggal sekitar 5 bulan lagi," sebutnya

Sementara pembangunan Pasar Tangga Arung terus dilakukan pemantauan dan pengawasan."Kita terus lakukan pengawasan, saya optimis pembangunan ini bisa berjalan dengan baik," tuturnya.

Pasar Tangga Arung rencananya akan dibangun 1000 kios, agar dapat mengakomodir pedagang khususnya di Tenggarong.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar Arfan Boma menuturkan, ada 703 data pedagang yang berjualan di sekitar Pasar Tangga Arung. Data tersebut diperoleh dari hasil croscheck lapangan dan yang tercatat di Disperindag.

"Dari sekitar 700 pedagang akan dibagi 2, untuk menempati bangunan kios baru, kemudian sisanya rencananya akan direlokasi sementara, demi berlangsung pembangunan selanjutnya," ucap Arfan Boma.

Lanjut dia, pihaknya memprioritaskan kios tersebut diisi oleh pedagang lokal bukan pedagang luar, dan barang yang akan dijual yakni barang barang yang sifatnya kering. Sehingga pasar modern tersebut selalu bersih dan nyaman dikunjungi.

"Kios yang disediakan nantinya akan menyesuaikan dengan kebutuhan pedagang, jadi tidak sama rata ukuran kios tersebut, ada 3x4, 2x4. Intinya kita melihat kebutuhan mereka," jelasnya.

Menurutnya, pasar Tangga Arung dibangun dengan konsep modern agar pembeli merasa nyaman saat berbelanja. Dan pasar modern ini mempersiapkan untuk Ibu Kota Negara (IKN), karena tidak menutup kemungkinan warga IKN yang berkunjung ke Kukar akan berbelanja.

Dirinya berharap, dengan adanya pasar ditengah kota dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, mempermudah keperluan maupun kebutuhan masayarakat, namun tidak merugikan bahkan mematikan pasar lainnya.

Secara terpisah, Pedagang pakaian di kawasan Pasar Tangga Arung Akmal tidak sabar menantikan pembangunan pasar tersebut segera selesai, sehingga para pedagang bisa menikmati kios baru, dan pendapatannya bisa meningkat.

"Selama pasar ini terbagi bagi penjualan ikut menurun, dengan dibangunnya pasar kembali dan ditata dengam baik, semoga pendapatan kami bisa meningkat," tutupnya.(riz/adv)